Istilah-istilah jobdesc dalam produksi film (1)

ADR (Automated Dialogue Replacement) Mixer :
Orang yang bertanggung jawab atas hasil rekaman ADR.

ADR (Automated Dialogue Replacement) Editor :
Orang yang bertanggung jawab untuk melakukan editing hasil ADR yang telah direkam oleh ADR Mixer.

Younameit! Productions (Gambar : http://2.bp.blogspot.com/)

Art Director :
Koordinator lapangan yang melaksanakan eksekusi atas semua rancangan desain tata artistik yang menjadi tanggung jawab pekerjaan productions designer. Seluruh proses dan hasil kerja seorang art director di bawah kendali/tanggung jawab dari seorang production designer.

Assistant Director :
Seorang asisten sutradara film yang memperhatikan administrasi, hal yang penting sehingga departemen produksi selalumengetahui perkembangan terbaru proses pengambilan film. Ia bertanggung jawab akan kehadiran aktor/aktris pada saat dan tempat yang tepat, dan juga untuk melaksanakan instruksi sutradara.

Assistant Producer :
Seorang yang membantu produser dalam menjalankan tugasnya.

Best Boy :
Asisten Gaffer, bisa juga sebagai asisten Key Grip. Bertugas membantu gaffer dalam menata cahaya dalam set dan mengoperasikan sistem pencahayaan dalam set. Dia juga bertugas membantu Key Grip dalam membantu setting rig camera, cutting light, dan membawa semua peralatan untuk kebutuhan gerak kamera.

Boom Man/Boomer :
Individu yang mengoperasikan mikrofon boom.

Cameraman :
First Cameraman biasa disebut juga sebagai Penata Fotografi (Director of Photography) atau kepala kameramen, bertanggung jawab terhadap pergerakan dan penempatan kamera dan juga pencahayaan dalam suatu adegan. Kecuali dalam unit produksi yang kecil, Penata Fotografi tidak melakukan pengoperasian kamera selama syuting yang sesungguhnya.
Second Cameraman sering disebut sebagai juru kamera atau operator kamera, bertindak sesuai instruksi dari kameramen utama dan melakukan penyesuaian pada kamera atau mengoperasikan kamera selama syuting.
First Assistant Cameramen sering disebut Kepala Asisten untuk operator kamera. Seringkali bertanggung jawab untuk mengatur fokus kamera (untuk kamera film)/focus puller.
Second Assistant Cameraman, menjadi asisten operator kamera sebagai clapper dan loader.

Casting Director :
Orang yang memimpin pemilihan dan pengontrakan aktor/aktris untuk memenuhi bagian/karakter yang dibutuhkan dalam sebuah naskah. Dalam beberapa film Hollywood biasanya Casting Director memiliki gelar C.S.A (Casting Society of America).

Cinematographer(Sinematografer)/Director of Photography(DOP) :
Penata Fotografi. Orang yang melaksanakan aspek teknis dari pencahayaan dan fotografi adegan. Sinematografer yang kreatif juga akan membantu sutradara dalam memilih sudut, penyusunan, dan rasa dari pencahayaan dan kamera. Dalam beberapa film Hollywood, DOP tertentu memiliki gelar A.S.C (American Society of Cinematographers)

 

Sumber :

http://misteridigital.wordpress.com/2007/09/16/istilah-istilah-dalam-produksi-film-dan-acara-tv/

FFTV-IKJ & KFT, “Job Description Pekerja Film Versi 01”, FFTV-IKJ First Edition, Jakarta, 2008

Disusun oleh :

Reza Iswahyudi Rusdi / @rezarusdi (sutradara dari Younameit! Productions)

Kunjungi juga web kami di http://www.younameit-id.com/

About rezarusdi

Director of Younameit! Productions
This entry was posted in Artikel, Videography and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Istilah-istilah jobdesc dalam produksi film (1)

  1. Pingback: Istilah-istilah jobdesc dalam produksi film (2) | Younameit!

  2. abenk says:

    Makasih artikelnya bro! sangat bermanfaat buat kami para nubiee 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>