Tips n Knowledges : Teknik Pencahayaan Fotografi Studio

Teknik lighting studio adalah salah satu teknik fotografi yang banyak diminati oleh fotografer profesional maupun pemula. Namun tidak jarang juga setelah melihat hasil fotonya, para pemula tersebut kecewa terhadap hasilnya. Itu terjadi karena mereka belum memahami teknik pencahayaan studio itu sendiri. Salah satu tugas kita saat menggunakan lighting studio adalah mampu mengontrol kerasnya cahaya serta lebih mampu menekan area, seperti wajah yang sempit atau wajah yang bulat. Karena jika pencahayaan yang salah saat menekankan pada area wajah, ini tidak akan bagus untuk subjek foto kita. Pencahayaan yang tepat akan membuat subjek kita pun senang mengetahui hasil fotonya bagus.

Ada empat teknik/gaya utama teknik pencahayaan fotografi studio yang perlu kita ketahui.

1. Pencahayaan lebar

Younameit! Productions (Ilustrasi : http://tipsfotografi.net/)

Younameit! Productions (Ilustrasi : http://tipsfotografi.net/)

Pencahayaan lebar yang biasa disebut dengan teknik Broad Lighting adalah teknik pencahayaan yang biasa digunakan untuk perbaikan. Lighting akan diposisikan sedemikian rupa untuk menerangi bagian sisi samping subjek misalnya saat model menghadap kamera. Teknik pencahayaan lebar ini biasa digunakan saat ingin membentuk wajah agar terlihat kurus ataupun wajah sempit tampak lebih lebar. Tentunya pengaturan arah jatuhnya cahaya yang akan menentukan seberapa sempit atau luas area yang terkena paparan cahaya. Biasanya lampu diletakkan agak jauh dari subjek.

 

2. Pencahayaan pendek

Younameit! Productions (Ilustrasi : http://tipsfotografi.net/)

Younameit! Productions (Ilustrasi : http://tipsfotografi.net/)

Biasa disebut dengan teknik Short Lighting yang sering digunakan untuk memotret wajah yang oval. Lighting diatur untuk menerangi sisi wajah subjek yang berpaling dari kamera. Teknik pencahayaan pendek menekankan kontur wajah yang lebih menonjol dari pencahayaan lebar atau broad lighting. Pencahayaan pendek memiliki efek penyempitan, sehingga hal itu sangat bagus untuk digunakan dengan subjek yang memiliki wajah bulat atau sangat gemuk. Biasanya lampu diletakkan dekat dengan subjek.

 

 

3. Butterfly Lighting

Younameit! Productions (Ilustrasi : http://tipsfotografi.net/)

Younameit! Productions (Ilustrasi : http://tipsfotografi.net/)

Butterfly Lighting ini dicapai dengan menempatkan lampu utama tepat di depan wajah subjek dan disesuaikan dengan tinggi subjek untuk menciptakan bayangan langsung di bawah hidung. Gaya ini sangat cocok untuk subjek yang memiliki wajah oval dan dianggap gaya pencahayaan glamor, tentunya paling cocok untuk wanita. Hal ini tidak dianjurkan untuk digunakan pada pria atau mereka yang berambut pendek, karena memiliki kecenderungan untuk menyoroti telinga – menciptakan efek yang tidak diinginkan. Biasanya key light dan fill light diletakkan satu garis, tidak jauh dari subjek.

 

 

4. Rembrandt Lighting

Younameit! Productions (Ilustrasi : http://tipsfotografi.net/)

Younameit! Productions (Ilustrasi : http://tipsfotografi.net/)

Teknik Rembrandt lighting diperoleh dengan menggabungkan Short Lighting dan Butterfly Lighting. Lampu utama diposisikan tinggi dan jatuh di sisi wajah yang jauh dari kamera. Teknik ini menghasilkan segitiga di pipi paling dekat dengan kamera. Segitiga itu diterangi lewat fill light/reflector, untuk menerangi hanya di bagian bawah mata dan tidak di bawah hidung.

Cahaya yang seperti apa yang diharapkan dalam sebuah pemotretan? Sebetulnya sangat bergantung pada kesan apa yang ingin ditimbulkan dan bagaimana komposisi yang diharapkan dari cahaya serta bayangan dalam foto itu sendiri. Tidak ada teknik pencahayaan yang salah, hanya perlu disesuaikan dengan konsep foto yang kita miliki.

Sumber : http://tipsfotografi.net/berbagai-teknik-pencahayaan-fotografi-untuk-studio.html

Penulis : Aby Hasbi Rizki

http://younameit-id.com/

 

About rezarusdi

Director of Younameit! Productions
This entry was posted in Artikel, Knowledges, Photography, Tips n Tricks and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>