Tips n Knowledges : 8 Dasar Video Shooting

Kembali ke dasar. Sesekali ada perlunya kita mereview kembali beberapa dasar dalam pengambilan gambar, supaya memori kita te-refresh kembali. Dasar tidak hanya penting bagi pemula, tetapi juga penting bagi mereka yang sudah lama berkecimpung di dunia video shooting. Luangkan waktu sejenak untuk membaca, menonton, atau mencari berbagai pengetahuan dasar video shooting.

Younameit! Productions (Ilustrasi : https://travelblogsuccess.com/)

Younameit! Productions (Ilustrasi : https://travelblogsuccess.com/)

Untuk menghasilkan video dengan kualitas baik, tentu ada tips dan trik yang harus diperhatikan. Apa sajakah poin itu, ini dia pembahasannya:

1. Seorang kameramen yang baik, mengetahui dengan baik kameranya agar bisa menggunakannya dengan sebaik-baiknya. Maka kita bisa pelajari mulai dari bagian kecepatan shutter atau shutter speed, kemudian coba untuk mengambil gambar di dalam ruangan dan di luar ruangan. Jangan lupa coba pelajari menu-menu yang ada dalam kamera kita. Sebagai langkah awal, kita bisa membaca buku manualnya sebanyak 2 kali agar lebih mudah untuk memahaminya.

2. Persiapan ketika suatu saat kita akan bepergian dengan membawa serta kamera video milik kita. Maka yang perlu kita persiapkan adalah sebagai berikut: A. setidaknya 1 baterai cadangan yang terisi penuh; B. sekurang-kurangnya 2 memory card untuk merekam; C. pembersih lensa; D. sebuah tripod, walaupun mungkin nanti anda tidak membutuhkanny;a E. charger baterai; F. kabel power; G. Pelindung kabel, bisa lakban atau sejenisnya untuk melindungi kabel dari injakan manusia atau barang; H. Lampu HVL, filter lensa, mikrofon, dan asesoris lain yang kita miliki.

3. Gunakan tripod. Pada kebanyakan video buatan sendiri, terlihat goyang gambarnya dan itu sangat tidak enak untuk dilihat. Untuk mengatasi itu, maka kita membutuhkan sebuah tripod yang akan menyangga kamera agar steady. Dengan tripod itu pula kita dapat melakukan panning maupun zoom dengan lebih halus. Jika kita tidak memiliki tripod, maka usahakan agar kita berada dekat dinding. Sehingga, kita dapat menyandarkan bagian punggung pada dinding untuk mengurangi goncangan kamera.

4. Tingkatkan pencahayaan. Untuk mendapatkan gambar yang baik, seorang kameramen yang baik akan selalu mengutamakan cahaya, cahaya, dan cahaya. Jika kondisi pencahayaan kurang, hindari penggunaan autofocus karena kamera akan sangat sulit untuk menentukan titik fokus. Untuk menghasilkan video yang baik usahakan pengambilan gambar pada pagi hari atau sore hari yaitu saat golden hour.

5. Audio yang baik. Kalau pencahayaan adalah unsur terpenting dalam video shooting, maka audio adalah selanjutnya yang tidak kalah penting. Kita harus mengetahui bahwa suatu hal yang sulit untuk menghasilkan audio yang baik dalam proses shooting video. Mikrofon yang sudah jadi satu dengan kamera merupakan mikrofon dengan kualitas paling dasar, sehingga akan sulit menghasilkan kualitas suara yang sempurna. Sehingga kita mungkin perlu untuk menggunakan perangkat audio tambahan yang punya kualitas lebih baik.

6. Posisikan pengambilan gambar kita dengan baik. Seorang fotografer yang baik, maka dia akan mengambil gambar dalam beberapa posisi yang berbeda. Demikian pun kita sebagai seorang kameramen. Kita juga harus melakukan hal yang sama dengan mengambil gambar dari beberapa sudut yang berbeda, demi menghasilkan gambar yang lebih bervariasi. Jangan pernah gunakan efek-efek video yang ada pada kamera kita sewaktu mengambil gambar. Gunakan efek pada saat proses editing video.

7. Jangan pernah gunakan Digital Zoom. Sejauh apapun jarak kita dengan obyek yang akan diambil gambarnya, jangan pernah untuk menggunakan Digital Zoom. Karena hasilnya pasti video anda akan pecah, bahkan pada saat sebelum diedit. Penggunaan Digital Zoom adalah kesalahan yang sangat besar dalam dunia video shooting.

8. B-Roll Shoot. B-Roll shoot adalah shoot di luar kamera utama seolah-olah kita memiliki pedoman alur seperti dalam story board. Sehingga, gambar yang kita hasilkan akan lebih bervariatif dan terstruktur sesuai dengan urutan yang benar. Hasil mixing akhir dari video kita akan terlihat seperti sebuah cerita, bukan sekedar gambar bergerak saja.

Sumber: https://studiomcm.wordpress.com/artikel/8-trik-video-shooting/

Penulis : Ayu Rahmawati

http://younameit-id.com

 

About rezarusdi

Director of Younameit! Productions
This entry was posted in Artikel, Knowledges, Photography, Tips n Tricks, Videography and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>